kALau....
kALau larangan telah menjadi kebiasaan..
Untuk apa akal sehat?
kALau pengawasan telah menjadi hiburan..
Untuk apakah kesenian?
kALau keserakahan telah menjadi pemandangan..
Untuk apakah kesederhanaan?
kALau kebiasaan telah menjadi kebijaksanaan..
Untuk apakah pengadilan?
kALau penindasan telah menjadi sarapan..
Untuk apakah pembangunan?
kALau penyelewengan telah menjadi kebudayaan…
Mengapa kita masih disini?
[the pakubuwono]

1 Comments:
kalau otak kita adalah memory dengan kapasitas Giga Byte tak terbatas, lalu kenapa kita masih mencari tong sampah yang lain??? hehehhehe......[aku bingung mo coment apa, jd ya sak nemunya kata...]
Post a Comment
<< Home